Alat - Alat Proyek Konstruksi

Ditulis Oleh Unknown Kamis, 04 April 2013 0 Comment

      Proyek konstruksi merupakan suatu kegiatan yang memerlukan waktu yang cukup lama dalam pelaksanaanya. Alat - alat proyek konstruksi merupakan salah satu sumber daya yang sering digunakan dalam pelaksanaan proyek konstruksi baik berupa alat-alat berat (heavy equipment) atau alat-alat tangan (hand power tools). Tujuan penggunaan peralatan ini adalah untuk menghasilkan mutu yang lebih baik, menghemat tenaga pekerja dan yang terpenting adalah penghematan dalam segi biaya.

1. Backhoe / Excavator, merupakan alat yang khusus digunakan untuk penggalian material dibawah permukaan tanah. Dengan menggunakan backhoe maka akan didapatkan hasil galian yang rata. Pemilihan kapasitas bucket harus sesuai dengan volume galian yang akan dikerjakan.


2. Tandem Roller, merupakan peralatan yang digunakan pada pekerjaan pemadatan tanah. Tandem roller berfungsi untuk memadatkan dan meratakan permukaan tanah pada area tanah hasil timbunan relatif luas.

3. Stamper, stamper memiliki fungsi yang sama dengan tandem roller, yaitu dipakai pada pekerjaan pemadatan tanah tetapi untuk area yang tidak terlalu luas.

4. Crane, merupakan alat angkut material konstruksi secara vertikal. Crane dibedakan menjadi 2 jenis yaitu Crane dengan mesin penggerak (Mobile Crane) dan Crane tetap (Tower Crane). Crane dengan penggerak dapat melakukan mobilisasi dari satu tempat ke tempat yang lain, sedangkan Tower Crane hanya menetap pada satu titik.


Baca Selengkapnya ....

Pondasi Dangkal

Ditulis Oleh Unknown Selasa, 02 April 2013 0 Comment

Pondasi dangkal dapat didefinisikan sebagai pondasi yang mendukung beban dari struktur atas secara langsung, seperti: pondasi telapak, fondasi memanjang dan fondasi rakit.
  1. Pondasi Telapak (Footplate Foundation) merupakan pondasi dari pelat beton bertulang yang berfungsi mendukung kolom. Pondasi telapak digunakan untuk memikul beban dari suatu kolom tunggal. Pondasi jenis ini paling sering digunakan khususnya pada bangunan yang relatif ringan dan jarak antar kolom yang berjauhan. Kedalaman dari Pondasi telapak ini biasanya lebih besar daripada fondasi dinding.
  2. Pondasi Rakit (Raft Foundation) merupakan pondasi yang digunakan untuk mendukung bangunan yang terletak pada tanah lunak atau digunakan apabila jarak antar kolom relatif dekat sehingga bila menggunakan pondasi telapak maka sisi-sisi dari pondasi telapak akan berhimpit satu sama lain. Pondasi rakit juga digunakan apabila suatu bangunan memiliki ruang bawah tanah sehingga pondasi rakit juga dapat berfungsi sebagai pelat lantai pada basement tersebut. Pondasi rakit memiliki nilai ekonomis bila pada perencanaan pondasi telapak untuk setiap kolom dan luas gabungannya lebih besar dari separuh denah gedung. Pondasi rakit juga berguna untuk mereduksi penurunan antar kolom dengan besar reduksi mencapai sekitar 50%.
  3. Pondasi Memanjang / Menerus (Continuous Footing) merupakan pondasi yang digunakan untuk mendukung dinding memanjang atau digunakan untuk mendukung sederetan kolom-kolom yang berjarak sangat dekat, sehingga bila dipakai pondasi telapak sisi-sisinya akan berhimpit satu sama lain.
                             
                         

    (Sumber: Teknik Fondasi 1, Edisi Kedua, Hary Christady Hardiyatmo, 2002)

Baca Selengkapnya ....
Copyright of Dunia Teknik Sipil | 2014